Souvenir Seminar Seminar Kit

Souvenir Seminar Kit | Souvenir Kemendag

Souvenir Seminar Kit merupakan cinderamata atau hadiah yang khusus diberikan untuk kenang-kenangan. Di banyak acara, keberadaan souvenir ini sangat penting bahkan wajib. Mulai acara ulang tahun, pernikahan hingga acara promosi perusahaan, pengadaan souvenir jadi hal yang tak terlupakan.

Selain sebagai kenang-kenangan, souvenir seminar kit juga memberikan manfaat lain. Yang pertama ialah sebagai sarana promo yang murah. Pada barang yang dijadikan souvenir seminar kit, bisa di sertakan nama perusahaan yang bersangkutan. Inilah bagian dari marketing yang efektif. Yang kedua, souvenir bisa memberikan pencitraan yang baik.

Sementara itu, dalam kamus Webster English Dictionary (2004), kata souvenir diartikan sebagai, “an object a traveler brings home for the memories associated with it.” (Souvenir adalah benda yang dibawa pulang oleh wisatawan sebagai kenang-kenangan bagi perjalanannya itu). Dalam Bahasa Indonesia “souvenir” sering disebut dengan “cendera mata”, “oleh-oleh”, atau “buah tangan”. Mungkin, dahulu jika seseorang melakukan perjalanan ke suatu tempat di luar tempat tinggalnya, keluarga, famili, atau rekan, sering mengatakan “nanti kalau pulang, jangan lupa bawakan souvenir” atau “cenderamata, oleh-oleh, atau buah tangan”. Untuk Informasi dan Pemesanan Souvenir Seminar Kit silahkan klik disini.

Dengan demikian, pengertian souvenir dalam bahasa Indonesia, walaupun disebut cenderamata, oleh-oleh, atau buah tangan, tetapi maknanya hampir sama dengan yang terdapat dalam The Collins Cobuild Dictionary atau Webster English Dictionary, yaitu benda yang ukuran kecil, harganya murah dan sebagai kenang-kenangan bagi suatu perjalan ke daerah tertentu. Dengan demikian, “souvenir” berhubungan erat dengan kegiatan “perjalanan” seseorang, maka tidak mengherankan jika istilah souvenir melekat dengan kegiatan pariwisata; bahkan menjadi bagian dari produk wisata. Hal ini karena ada pengaruh “souvenir” terhadap motivasi perjalanan seseorang ke suatu Daerah Tujuan Wisata. Sebagai contoh, suatu hari seseorang memakai T-Shirt dengan salah satu logo, seperti: “Thailand”, “Bangkok”, “Singapore”, “Danau Toba” atau “Sabang”. Beberapa minggu kemudian muncul orang lain dengan hal yang sama, misalnya dengan T-shirt berlogo “Sabang”. Kejadian di atas, tentu ada hubungan pengaruh “sebab dan akibat” antara kejadian yang pertama dengan yang berikutnya. Oleh karena itu, ada anggapan bahwa souvenir dapat menjadi bagian dari aktivitas promosi pariwisata suatu daerah. Sebenarnya, hal yang paling penting dalam kaitannya dengan souvenir adalah terbukanya mata pencaharian bagi masyarakat. Makin besar volume penjualan souvenir, maka semakin besar pula income yang diperoleh oleh masyarakat. Hal ini karena aktivitas souvenir lebih banyak menyentuh rakyat kecil dibandingkan dengan pengusaha besar, selama pengusaha besar tidak menguasai usaha-usaha kecil itu. Untuk Informasi dan Pemesanan Souvenir Seminar silahkan klik disini.

seminarkitonline

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp Chat Kami